Monday, May 10

Buenos Aires Capai Titik Akhir Proses Perizinan Judi Online

Buenos Aires Capai Titik Akhir Proses Perizinan Judi Online

Kabar baik untuk kamu yang tinggal, atau sedang ada di Buenos Aires. Pihak pengaturan judi di Buenos Aires yang biasa disebut IPLyC sudah mendapatkan kesempatan dan akhirnya sampai di titik akhir proses perizinan judi online. Jadi, nantinya saat kamu mau main judi online di situs ini, engga perlu sembunyi-sembunyi lagi deh.

• Kerjasama dengan Pengusaha Lokal Maupun Asing
Mengawali 2021 dengan angin segar, judi online akan segera legal di Buenos Aires karena proses perizinannya tingga sedikit lagi selesai. Tak hanya itu, judi online di Buenos Aires akan jadi kolaborasi antara perusahaan lokal dan asing. Perusahaan-perusahaan yang berkolaborasi antara lain Pasteko SA dan Hillside Media Malta (bet365), ArgenBingo BA dan William Hill, Playtech dan Hotel Casino Tanil, Cassave Anterprises Gibraltar (888 Holdings), Binbaires SA dan Intralot SA, Atlantica de Juegos y Stars Interactive Limited (Fullter Plc), dan juga Betsson Group bersama Casino de Victoria.

Ke tujuh partnership tersebut sudah diijinkan untuk membangun bisnis judi online di provinsi Buenos Aires. Hal tersebut dilaporkan oleh surat kabar eksekutif Buenos Aires pada tanggal 31 Desember 2020. IPLyC memang mendapatkan 14 aplikasi dari perusahaan judi online yang mau bergabung dalam program ini, namun ternyata ada beberapa aplikasi lainnya yang ditolak seperti Codere SA, Bectris (LatAm), dan Grupo EGASA (Luckia yang dioperatori dari Spanyol).

Baca juga : 7 Upaya Iraqi Constitutional Monarchy untuk Mengembalikan Monarki Konstitusional di Irak

• Judi Online Lebih Dulu Bisa Diluncurkan dari Lotere Tapi Ada yang Tidak Setuju
Dipimpin oleh presiden baru, IPLyC ingin meluncurkan terlebih dahulu produk judi onlinenya dibandingkan dengan regulasi lotere LOTBA yang sebenarnya sudah disetujuan September lalu. Namun di menit-menit terakhir, presiden IPLyc, Omar Galdurralde memberikan persetujuan bagi kerjasama-kerjasama judi online untuk mendapatkan lisensi terlebih dahulu. Kemudian, persyaratan yang harus dipenuhi para perusahaan tersebut adalah membayarkan uang sebesar 65 juta Argentina Pesos untuk mengukuhkan lisensi dibawah administrasi IPLyC.

Walaupun rencana sudah disusun rapi dan sepertinya sudah masuk tahap final, tetap saja ada pihak yang tidak setuju dengan dilegalkannya dan diluncurkannya permainan judi online di Buenos Aires. Sumber berita Argentina, La Naccion, melaporkan bahwa Gubernur Buenos Aires yang baru, Axel Kicillof, tidak puas dengan hukum-hukum tentang perjudian dan komitmen ‘welfare fund’ yang dibuat oleh Gubernur sebelumnya, Maria Eugenia Vidal. Kicillof dikabarkan akan mengintervensi peluncuran tersebut dan mengkaji ulang segala-sesuatu yang berkaitan dengannya.

Kita tunggu saja bagaimana akhir dari proses perizinan judi online di Buenos Aires ini. Akankah semua berjalan sesuai yang direncanakan dan akhirnya diluncurkan atau harus tertunda karena tidak mendapat izin dari Gubernur Buenos Aires. Kalau harapan pemain sih pasti ingin segera disahkan supaya bisa segera bermain judi online bukan?

Baca juga : Turki Jalin Kerjasama dengan Indonesia Untuk Buka Bisnis Impor Lada